Showing posts with label DAPODIKDAS V 4.0.0 TAHUN 2015/2016. Show all posts
Showing posts with label DAPODIKDAS V 4.0.0 TAHUN 2015/2016. Show all posts

Monday, August 10, 2015

Tahapan Alir Pegoperasian Aplikasi Dapodikdas Versi 4.0.0 Tahun Ajaran 2015/2016

Tahapan Alir Pegoperasian Aplikasi Dapodikdas Versi 4.0.0 Tahun Ajaran 2015/2016

Sahabat Operator Dapodikdas yang berbahagia...

Panduan singkat ini menjelaskan tahapan mengoperasikan aplikasi dapodikdas secara garis besar, untuk lebih detil dan lengkap baca manual aplikasi dapodik versi 4.0.0. Tahapan ini dibuat untuk memandu dan memudahkan operator sekolah dalam mengupdate data di tahun ajaran 2015-2016 dari data awal tahun ajaran sebelumnya.

Berikut diagram alir tahapan pengoperasian Aplikasi Dapodikdasa V.4.0.0 Tahun 2015, sebagaimana Diagram alir tahapan 2015, sebagaimana diagram alir tahapan di bawah ini :


Ketentuan awal :

1.   Kode registrasi masih tetap sama dengan tahun sebelumnya, pastikan koderegistrasi ini bersifat rahasia, unik dan tidak diketahui oleh orang-orang yang tidak berkepentingan
2.   Jika koderegistrasi ini bocor/ DIKETAHUI OLEH ORANG LAIN YANG TIDAK BERTANGGUNGJAWAB hubungi dinas pendidikan setempat untuk dilakukan reset ulang koderegistrasi. Dampak dari reset koderegistrasi akan mencegah pengiriman data dari koderegistrasi lama.
3.   Sebelum insstal versi 4.00 harus dilakukan unistalasi aplikasi versi sebelumnya (3.03)
4.   Prosedur instalasi dan generate ulang prefill sama dengan aplikasi sebelumnya.
5.   Pastikan 1 sekolah hanya terinstal di 1 komputer, namun 1 komputer dapat digunakan lebih dari 1 sekolah dengan menggunakan kode registrasi yang berbeda (mengakomodir sekolah yang tidak memiliki computer).
6.   Selalu memeriksa web dapo.dikdas.kemdikbud.go.id untuk menjamin kesesuaian data di lokal aplikasi dengan di data yang diterima di server KEMDIKBUD.
7.   Pastikan data = fakta tanpa ada rekayasa, selalu memutakhirkan data sesuai dengan dinamika data yang ada di sekolah.
8.   jika berpindah-pindah computer lakukan Siklus generate sync -ulang prefill. Prefill lama akan hilang dengan sendirinya setelah di registrasi (jangan dikoleksi/disimpan)
9.   Validasi di aplikasi tidak mencegah sinkronisasi , namun pastikan validasi = 0 untuk menjamin kualitas data sekolah anda lengkap, benar, mutakhir dan shahih.
10.    Koneksi internet hanya dibutuhkan saat melakukan sinkronisasi,
11.    Manfaatkan prosedur tambah peserta didik secara ONLINE (baca penjelasan) agar memudahkan operator bekerja secara efektif dan efisien (tidak input ulang dari awal)

Penjelasan :

A. Uninstall versi 3.03 dan install aplikasi versi 4.00

1.   Lakukan uninstall aplikasi versi 3.03
2.   install aplikasi 4.00
3.   registrasi dengan menggunakan koderegistrasi , gunakan email aktif untuk didaftarkan sebagai pengguna dapodik, email ini akan digunakan pengguna di aplikasi-aplikasi pemanfaatan data dapodik
4.   klik icon/shortcut dapodik atau buka browser lalu ketik http://localhost:8080
5.   aplikasi dapodik akan terbuka
6.   tekan ctrl+f5 untuk memastikan penyegaran aplikasi sesuai dengan aplikasi yang baru , aplikasi dapodik versi 4.00 akan muncul

B. Generate ulang prefill

1.   Lakukan generate ulang prefill di dapo.dikdas.kemdikbud.go.id/prefill_dapodik tunggu beberapa saat sampai dengan muncul unduhan file prefill nya
2.   Unduh prefill pastikan namanya tidak mengandung duplikasi (1) / (2)
3.   Buat folder di c:/ dengan nama “prefill_dapodik, letakkan file tersbut di direktori c:/prefill_dapodik
4.   Pastikan nama prefill nya tidak ada duplikat copy yang berakhiran (…(angka)) contoh salah :

C. Registrasi dan login

1.   Buka aplikasi dan pilih tombol registrasi , lengkapi form isian registrasi, pastikan email yang diinputkan aktif dan password yang aman , karena username dan password ini akan digunakan untuk akses login ke aplikasi-aplikasi pemanfaatan dapodik
2.   Masukkan koderegistrasi yang sesuai , kllik login
3.   Tahapan ini dapat bekerja secara online maupun offline

D. Luluskan PD tingkat akhir dan naikkan kelas PD

1.   Tahap pertama perhatikan kelengkapan datanya, data yang akan muncul adalah data tahun ajaran sebelumnya terakhir operator melakukan sinkronisasi, pastikan sesuai dan lengkap sesuai sinkronisasi terakhir tahun ajaran lama.
2.   Buka masing masing tab, Sekolah – prarasana – Peserta Didik – PTK –Rombel.
3.   Rombel tahun lalu Nampak “hilang” tersembunyi karena terdaftar sebagai “histori”
4.   Buka tabel rombel, klik fitur action menu luluskan PD tingkat akhir secara kolektif (bersamaan) dengan menggunakan fitur tersebut.
5.   Fitur ini akan mengeluarkan peserta didik kelas ahir secara bersamaan/kolektif per rombel. Lakukan untuk seluruh rombel tingkat akhir. Lengkapi isian tanggal keluar/ lulus dan tuliskan alasan “lulus”
6.   Jika ada anak yang tidak lulus, fitur tersebut masih tetap dapat digunakan, caranya buka tabel PD keluar – cari anak tersebut –batalkan . kemudian peserta didik tinggal kelas akan muncul kembali di tabel PD. Masukkan PD tinggal kelas tersebut kedalam rombel dengan status tinggal kelas.
7.   Lakukan hal ini, untuk semua rombel tingkat akhir
8.   Naikkan secara kolektif peserta didik lainnya , dengan fitur action menu – kenaikan kelas dengan catatan kelompok romebl peserta didik nya tidak diacak. Jika diacak, jangan gunakan fitur ini tapi gunakan metode tambah rombel baru seperti biasa.

E. Tambah PD/peserta didik baru

1.   Jika prosedur kenaikan dan kelulusan selesai kita beranjak ke peserta didik baru. Tambah peserta didik baru di bagi 2 metode : OFFLINE (lewat aplikasi dapodik) dan ONLINE lewat aplikasi web dapo.dikdas.kemdikbud.go.id
2.   Metode OFFLINE menggunakan applikasi dapodik seperti biasa, sama dengan cara sebelumnya.
3.   Metode ONLINE menggunakan web dapo.dikdas.kemdikbud.go.id. tujuan metode ini agar peserta didik baru tidak perlu input ulang dari awal lagi, dengan cara mencari peserta didik baru tersbut di sekolah lamanya.
4.   Motode ini berlaku dengan beberapa persyaratan dan tahapan:
-     Hanya digunakan untuk peserta didik SMP kelas 7 (peserta didik baru) atau mutasi
-     Sekolah lama PD tersebut sudah di keluarkan dari sekolah lama (lulus/mutasi)
-     Hanya dilakukan dengan cara full online (lewat website dapo.dikdas.kemdikbud.go.id)
-     Cari sekolah lama  prop-kab-kota-kec-nama sekolah, lalu lakukan pencarian peserta didik berdasarkan nama atau NISN,
-     PASTIKAN peserta didik yang di temukan adalah benar periksa detil peserta didik agar menjamin peserta didik tersebut yang di maksud sebelum di lakukan perintah pindah/masuk ke sekolah anda.
-     Setelah di eksekusi lewat web tersebut (sampai dengan tahap konfirmasi), lakukan sync di aplikasi agar dapat menurunkan peserta didik yang dimaksud. Secara otomatis peserta didik yang dipindahkan secara online akan turun semua ke aplikasi.
-     Periksa kelengkapan atribut data peserta didik baru tersebut jika ada yang kurang segera lengkapi.
-     Lakukan mapping ke dalam rombel sesuai dengan tingkatnya.
-     Lakukan sync untuk mengupdate data peserta didik baru tersebut.
-     Periksa hasil sync terakhir di web dapo.dikdas.kemdikbud.go.id, pastikan isi data di web sudah sesuai dan lengkap sesuai dengan di aplikasi dapodik sekolah.
5.   Setelah prosedur PD Baru selesai sekarang beralih ke tabel PTK, Lakukan salin penugasan di action menu pada tabel PTK. Hal ini untuk menyalin penugasan PTK di tahun sebelumnya
6.   Periksa kelengkapan PTK, mapping ulang penugasan PTK di pembelajaran di tabel ROMBEL sesuai dengan SK pembagian tugas mengajar oleh KEPSEK.
7.   Periksa kelengkapan tabel prasarana dan sarana jika ada yang kurang segera lengkapi

F. Pastikan Validasi 0

1.   Validasi dalam aplikasi dapodik ini tidak mencegah pengiriman data tapi bertujuan untuk menjamin data invalid masuk ke server pada saat sinkronisasi online.
2.   Untuk menjamin validitas data sekolah, anda pastikan validasi = 0

G. Sinkronisasi

1.   Jika pengguna sudah terkoneksi internet, maka akan terlihat tampilan [Koneksi Anda dengan Internet : CONNECTED] berwarna hijau, namun jika pengguna tidak terkoneksi internet maka tampilan yang akan telihat adalah [Koneksi Anda dengan Internet: DISCONNECTED] berwarna merah.

Demikian beberapa langkah / tahapan-tahapan kerja menggunakan aplikasi Dapodikdas V.4.0.0 pada semester I tahun ajaran 2015/2016 berdasarkan Manual Aplikasi Dapodikdas V.4.0.0 Tahun 2015. Semoga bermanfaat dan terimakasih... Salam Satu Data Berkualitas...!

Friday, August 7, 2015

Cara / Solusi Mengatasi Kepala Sekolah Belum Dipilih dan Tidak Menerima BOS Aplikasi Dapodikdas V.4.0.0 Tahun Ajaran 2015/2016

Sahabat Operator Dapodikdas yang berbahagia...

Setelah instalasi master aplikasi Dapodikdas V.4.0.0 berhasil, selanjutnya kita memulai melakukan proses input / entry data di aplikasi Dapodikdas. Dan untuk menjawab beberapa pertanyaan Rekan yang mana saya sendiripun mengalami hal yang sama yakni setelah login untuk yang pertama kalinya di aplikasi Dapodikdas V.4.0.0 ternyata “Kepala Sekolah” belum dipilih dan juga BOS tidak menerima.

Oleh karena itu, pada kesempatan ini, saya akan share langkah-langkah yang menjadi solusi dari permasalahan tersebut.


Berikut langkah-langkah untuk mengatasi permasalahan tersebut :

1.   Setelah login pada Beranda aplikasi Dapodikdas, silahkan klik pada tab “Sekolah”.

2.   Pada bagian “Data Rinci Sekolah”, silahkan lengkapi “Data Periodik (Ganjil 2015/2016)”, lalu klik “Simpan”.

3.   Selanjutnya, silahkan menuju ke tab “PTK”, pada fitur Action Menu, silahkan pilih “Salin Penugasan”. Dan pilih “Ya” saat tampil laman validasi Lanjutan Penugasan.

4.   Untuk memastikan data PTK yang mendapatkan tugas tambahan sebagai kepala sekolah aktif saat ini, silahkan cek pada nama PTK ==> Ubah ==> pada data rincian pilih Tugas Tambahan, dan pastikan pada bagian TST (Tanggal Selesai Tugas) kosong atau masih belum berakhir masa aktif tugas tambahan Kepsek bersangkutan.

5.   Kemudian kembali ke Beranda Aplikasi Dapodikdas V.4.0.0, lalu klik F5 atau pada icon reloadpada browser Anda.
6.   Selesai.

Demikian langkah-langkah mengatasi adanya Kepsek Belum Dipilih dan Tidak Menerima BOS pada aplikasi Dapodikdas V.4.0.0 pada semester I (Ganjil) tahun ajaran 2015/2016. Semoga bermanfaat dan terimakasih... Salam Satu Data Berkualitas...!

Sunday, August 2, 2015

Kode Registrasi Aplikasi Dapodikdas V.4.0.0 Tahun Ajaran 2015/2016

Sahabat Operator Dapodikdas yang berbahagia...

Kode registrasi Dapodikdas adalah sebuah kode unik dan rahasia yang dibuat oleh sistem sebagai kunci aktivasi Aplikasi Dapodikdas. Kode ini bersifat unik, artinya masing-masing sekolah memiliki kode registrasi yang berbeda-beda.

Kode registrasi berfungsi untuk melakukan aktivasi ketika sekolah akan memulai entri data sekolahnya. Kode ini juga dapat digunakan untuk mengunduh data prefill dan melihat data individu sekolah di progres pengiriman laman http://dapo.dikdas.kemdikbud.go.id. Selain itu juga untuk membaca data prefill sekolah masing-masing.

Kode registrasi Dapodikdas pada versi 4.0.0 tidak berbeda dengan yang digunakan pada versi 3.0.3 sebelumnya. Namun jika ingin mengubah kode registrasi karena sesuatu hal (keamanan data), sekolah dapat melakukannya melalui dinas pendidikan kabupaten/kota setempat. Meski demikian, diharapkan hati-hati dalam me-reset kode registrasi karena aplikasi kode registrasi lama akan ditolak oleh sistem pada saat sinkronisasi.

Cara mendapatkan kode registrasi Dapodikdas adalah dengan menghubungi Kelompok Kerja Pendataan Pendidikan (KK Datadik) di Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota setempat.

Syarat mendapatkan kode registrasi Dapodikdas adalah sekolah memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan terdaftar di dalam referensi Pusat Data dan Statistik Pendidikan (PDSP) Kemendikbud. Apabila belum terdaftar, segera perbaharui ke PDSP atau menghubungi dinas pendidikan kabupaten/kota setempat. Cek data NPSN bisa dilakukan di referensi.data.kemdikbud.go.id >> Data Master >> pilih jenjang yang diinginkan.

Sehingga untuk sekolah yang belum memiliki NPSN, tentu saja belum bisa mendapatkan kode registrasi. Bagi sekolah baru ataupun sekolah yang belum memiliki NPSN tentu saja harus mengurus NPSN terlebih dahulu. Setelah memiliki NPSN, otomatis bisa didaftarkan agar mendapatkan kode registrasi. Hal ini dimaksudkan agar keabsahan sekolah tersebut resmi terdaftar di Kemendikbud.

NPSN sementara dengan format NPxxxxx bisa dibuatkan kode registrasinya, karena itu NPSN sementara yang dikeluarkan PDSP.

Kode registrasi itu bersifat rahasia. Jadi jangan sampai diberitahukan ke sekolah lainnya karena menyangkut data masing-masing sekolah. Dikhawatirkan kalau sampai diketahui oleh sekolah/pihak lain, maka data sekolahnya akan digunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Selain untuk kode aktivasi. Kode registrasi Dapodikdas juga dapat digunakan untuk mengunduh data prefill per sekolah melalui dapo.dikdas.kemdikbud.go.id/laman/prefill. Di samping itu juga untuk memeriksa data individu sekolah di progres pengiriman untuk memastikan datanya sudah sama dengan di server.

Untuk sekolah baru, prosedur mendapatkan kode registrasi adalah melalui dinas pendidikan kabupaten/kota. Ajukan nomor NPSN ke PDSP dengan melampirkan dokumen-dokumen kelengkapan administrasi perizinan sekolah dan SK izin operasional. Setelah mendapatkan NPSN maka dapat mengajukan kode registrasi ke Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Satu kode registrasi hanya dapat digunakan untuk satu sekolah, sehingga apabila kode registrasi dipakai oleh dua sekolah atau lebih maka akibatnya akan fatal. Data kedua sekolah tersebut akan bercampur menjadi satu. Ini sangat tidak dianjurkan. Karena itu, pastikan kode registrasi tersebut benar-benar milik sekolah Saudara dan tidak diketahui oleh orang lain.

Bila sudah telanjur, solusinya adalah generate ulang prefill dan lakukan prosedur instalasi seperti semula dengan menggunakan data prefill yang baru. Bersihkan data berganda tersebut lalu lakukan sinkronisasi. Untuk sekolah yang kedua minta ke dinas kabupaten/kota untuk dibuatkan kode registrasi baru.

Kode registrasi dapat diubah/direset melalui fasilitas ubah/reset kode registrasi di dinas kabupaten/kota. Fitur ini dimaksudkan ketika kode registrasi diketahui oleh pihak lain yang tidak bertanggung jawab atau pergantian operator, maka perubahan ini dapat dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Reset kode registrasi tidak menghilangkan data. Namun yang perlu diingat, kode registrasi lama yang sudah direset tidak dapat melakukan sinkronisasi.

Demikian penjelasan mengenai kode registrasi yang admin rangkum dari FAQ Aplikasi Dapodikdas V.4.0.0 Tahun Ajaran 2015/2016. Semoga bermanfaat dan terimakasih... Salam Satu Data Berkualitas...!

Data Prefill Aplikasi Dapodikdas V.4.0.0 Tahun Ajaran 2015/2016

Sahabat Operator Dapodikdas yang berbahagia...

Berikut definisi dari data prefill selengkapnya. Prefill adalah data sekolah beserta isinya yang telah “compressed” menjadi prf file. Prefill ini adalah database sekolah hasil pengiriman terakhir Dapodikdas 2014/2015 tertanggal 30 Juni 2015. Prefill ini dimaksudkan agar data tahun ajaran sebelumnya dapat berlanjut ke data tahun ajaran berjalan. Selain itu agar operator sekolah tidak melakukan input data untuk kedua kalinya.

Fungsi dari data prefill adalah untuk registrasi dan berisi data-data sekolah yang telah dimasukkan pada aplikasi sebelumnya. Data prefill bisa didapat di alamat dapo.dikdas.kemdikbud.go.id. Pastikan data prefill tersebut yang terbaru (update) melalui generator prefill di http://dapo.dikdas.kemdikbud.go.id/prefill_final/generate_prefill.php

Generate data prefill adalah updating data awal prefill dengan hasil sinkronisasi terakhir ke server. Sehingga data prefill menjadi ter-update dengan data kiriman ke server terakhir.

Generate prefill bisa dilakukan oleh operator tingkat sekolah. Alamat untuk generate prefill adalah: http://dapo.dikdas.kemdikbud.go.id/prefill_final/generate_prefill.php. Fasilitas ini semacam simpan lokal secara nasional.

Jika komputer bermasalah (hilang, rusak, atau ganti komputer) maka yang harus dilakukan oleh operator sekolah adalah melakukan generate ulang prefill, unduh, lalu lakukan prosedur instalasi seperti prosedur awal instalasi. Dengan demikian, pada aplikasi lokal sekolah akan muncul data hasil kiriman sekolah yang terakhir. Hal ini penting dan perlu dilakukan agar operator tidak menginput data dari awal lagi. Jika prosedur ini tidak dilakukan dikhawatirkan datanya akan ganda/duplikasi, karena data di server sudah pernah ada.

Data prefill tahun ajaran sebelumnya untuk data prefill di tahun ajaran 2015/2016 karena struktur berbeda dan data tahun sebelumnya sudah melalui proses “cleansing”/pembersihan data. Pastikan Anda menggunakan data prefill terbaru untuk melakukan proses input data di tahun ajaran baru.

Demikian penjelasan mengenai data prefill yang admin rangkum dari FAQ Aplikasi Dapodikdas V.4.0.0 Tahun Ajaran 2015/2016. Semoga bermanfaat dan terimakasih... Salam Satu Data Berkualitas...!

Tanya Jawab Lengkap Aplikasi Dapodikdas V..4.0.0 Tahun Ajaran 2015/2016

Sahabat Operator Dapodikdas yang berbahagia...

Dalam kesempatan yang baik ini, admin akan share Tanya Jawab Seputar Seputar Aplikasi Data Pokok Pendidikan Dasar (Dapodikdas) Versi 4.0.0 yang diluncurkan pada tanggal 30 Juli 2015 untuk input data pendidikan dasar pada semester I Tahun Pelajaran 2015/2016 yang bersumber dari Manual Aplikasi Dapodikdas V.4.0.0 Ditjen Dikdas selengkapnya sebagai berikut :

1. Apa itu Aplikasi Dapodikdas?

Sistem Aplikasi Dapodikdas adalah aplikasi penjaring data pokok pendidikan pada kelompok jenjang pendidikan dasar di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Entitas data pokok tersebut meliputi sekolah termasuk sarana dan prasarana, Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK), Peserta Didik dan Proses Pembelajaran di dalam rombongan belajar (Rombel).

2. Mengapa sekolah harus menggunakan Aplikasi Dapodikdas?

Berdasarkan Instruksi Menteri Pendidikan Nasional Nomor 2 Tahun 2011 serta Surat Edaran Menteri mengenai aplikasi pendataan di lingkungan Kemendikbud, dinyatakan bahwa Aplikasi Dapodikdas merupakan aplikasi resmi yang digunakan untuk menjaring data pokok pendidikan dasar.

Data dari Aplikasi Dapodikdas akan digunakan sebagai acuan data dalam program-program Kemendikbud di tingkat pendidikan dasar seperti: pemberian Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Bantuan Siswa Miskin (BSM), tunjangan guru, Ujian Nasional, dan program-program lainnya. Oleh karena itu sekolah harus berpartisipasi aktif dalam kegiatan pendataan Dapodikdas.

3. Apa akibatnya jika sekolah menolak menggunakan Aplikasi Dapodikdas?

Data Aplikasi Dapodikdas digunakan sebagai acuan data dalam program-program Kemendikbud di tingkat pendidikan dasar. Apabila sekolah tidak berpartisipasi aktif, maka sekolah akan rugi karena data milik mereka tidak akan sampai ke Kemendikbud. Sekolah tersebut otomatis tidak akan tersentuh program-program Kemendikbud.

4. Bagaimana tahapan update aplikasi dari versi 4.0.0?

i. Uninstal aplikasi dapodik versi 3.0.3
ii. Unduh aplikasi versi terbaru (4.0.0) di laman http://dapo.dikdas.kemdikbud.go.id/
iii. Instal aplikasi 4.0.0
iv. Generate prefill lalu unduh
v. buka aplikasi yang ada di desktop
vi. Registrasi dengan prefill yang baru
vii. setelah login, cek di beranda aplikasi, pastikan versinya 4.0.0

5. Apakah Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) dapat menggunakan Aplikasi Dapodikdas?

MI dan MTs berada di bawah naungan Kementerian Agama sehingga tidak dapat menggunakan Aplikasi Dapodikdas.

6. Jenjang sekolah mana saja yang didata dalam Aplikasi Dapodikdas?

Jenjang pendidikan dasar yaitu SD, SDLB, SMP, SMPLB, dan SLB. Adapun untuk jenjang menengah ada di naungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah (Dapodikmen).

7. Apakah termasuk sekolah terpencil dan luar negeri?

Ya, tidak terkecuali.

8. Apa perubahan di versi 4.0.0?

Daftar Perubahan versi 4.0.0

a.   [Perbaikan] Pelebaran 14 digit pada kolom NRG di Riwayat Sertifikasi
b.   [Pembaruan] Kolom NPWP Sekolah di Form Sekolah
c.   [Pembaruan] Isian Hobby di form Registrasi Peserta Didik
d.   [Pembaruan] Isian Cita-cita di form Registrasi Peserta Didik
e.   [Pembaruan] Isian No SKHUN SMP di form Registrasi Peserta Didik
f.    [Pembaruan] Isian No Peserta UN SMP di form Registrasi Peserta Didik
g.   [Pembaruan] Isian No Seri Ijazah di form Registrasi Peserta Didik
h.   [Pembaruan] Isian Data Periodik per Semester Program Pengajaran / Paket Keahlian
i.    [Pembaruan] Modul Layanan Khusus Sekolah
j.    [Pembaruan] Modul Program Inklusi Sekolah
k.   [Pembaruan] Kolom "Keterangan" pada tabel Prasarana
l.    [Pembaruan] Kolom "Spesifikasi" pada tabel Sarana
m.  [Pembaruan] Menu Unduh Daftar Peserta Didik Keluar
n.   [Pembaruan] Menonaktifkan isian lintang dan bujur di form Sekolah
o.   [Pembaruan] Modul tambah peserta didik baru/mutasi secara online
p.   [Pembaruan] Penguncian nama, NUPTK, Tanggal Lahir, Nama Ibu Kandung, dan Jenis Kelamin pada data PTK.
q.   [Pembaruan] Penguncian nama, NISN, Tanggal Lahir, pada data Peserta DIdik
r.    [Pembaruan] Penambahan referensi kurikulum pada sekolah SPK
s.   [Pembaruan] Penambahan referensi kurikulum pada sekolah SLB
t.    [Pembaruan] Penambahan status gugus di tabel sekolah
u.   [Pembaruan] Nama Kolom KPS di tabel peserta didik diubah menjadi KPS/KKS/KIP/PKH
v.    [Pembaruan] Penambahan status gugus di tabel sekolah

9. Apakah username dan password harus diganti dengan yang baru?
Tidak perlu, tetap menggunakan username dan password yang lama saja, tapi jika menemukan masalah yang mengharuskan, maka bisa mengganti username dan password.

10. Peringatan sebagian data tidak masuk, apa yg harus dilakukan?

Silakan lakukan generate ulang prefill dan registrasi ulang. Bila belum berhasil, silakan hubungi dinas kabupaten/kota setempat.

11. Apakah validasi dan sync mengalami perubahan?

Tidak ada perubahan, sama dengan semester 1, baik cara dan metodologinya.

12. Apakah data yg invalid (merah) mencegah pengiriman data (sync)?

Data invalid tidak akan menghalangi pengiriman data ke server ketika dilakukan sinkronisasi.

13. Kapan Aplikasi Dapodikdas 4.0.0 kedaluwarsa (expired)?

Sesuai dengan periode semester II tahun ajaran 2015/2016 yaitu tanggal 31 Desember 2015.

14. Jika ingin berpindah komputer atau laptop untuk mengerjakan Aplikasi Dapodikdas, apa yang harus dilakukan?
-     Di komputer yang baru: generate ulang prefill baru, lalu instal aplikasi dan registrasi seperti biasa. Maka akan muncul data hasil sinkronisasi terakhir;
-     Di komputer yang lama lakukan uninstall aplikasi;
-     Jika tidak dilakukan tahapan seperti di atas, akan terjadi data berganda. B. Hardware

15. Aplikasi Dapodikdas paling baik diinstall di PC atau di laptop?

Disarankan diinstal pada laptop karena mobilitasnya lebih baik. Jika terjadi sesuatu dengan Aplikasi Dapodikdas, laptop bisa dibawa untuk konsultasi perbaikan data dan aplikasi.

16. Bagaimana spesifikasi hardware minimal agar lancar menggunakan Aplikasi Dapodikdas?

- Prosesor minimal Pentium IV
- Memori minimal 512 MegaByte
- Media penyimpanan (storage) tersisa minimal 100 MegaByte
- CD/DVD drive jika instalasi melalui media CD/DVD Software.

17. Sistem Operasi (Operating System) apa yang paling baik digunakan untuk Aplikasi Dapodikdas?

Disarankan menggunakan Windows 7. Meski demikian, Aplikasi Dapodikdas juga dapat berjalan di Sistem Operasi berikut ini:

- Windows XP SP2
- Windows Vista
- Windows 8 (Aplikasi tidak bisa berjalan di Windows 8 RT)

18. Peramban (Browser) apa yang paling baik digunakan untuk menjalankan Aplikasi Dapodikdas?

Peramban yang direkomendasikan untuk digunakan adalah Google Chrome atau spark security browser.

19. Bagaimana cara melakukan setting agar Aplikasi Dapodikdas dapat dibuka di peramban tersebut?

Aplikasi Dapodikdas berjalan di peramban bawaan (default browser) di komputer. Jadi untuk dapat membuka aplikasi melalui shortcut yang ada di desktop, silakan setting peramban yang akan digunakan sebagai peramban bawaan di komputer. Aplikasi Dapodikdas juga dapat diakses dengan mengetik alamat localhost di navigasi peramban.

20. Di mana saya dapat mengunduh aplikasi tersebut?

Di laman http://dapo.dikdas.kemdikbud.go.id/laman/unduh

Download selengkapnya FAQ (frequently asked questions) seputar aplikasi Dapodikdas V.4.0.0 Tahun Ajaran 2015/2016 selengkapnya pada links sumber berikut. Semoga bermanfaat dan terimakasih... Salam Satu Data Berkualitas...!

Thursday, July 30, 2015

Juknis Panduan Penggunaan / Manual Aplikasi Dapodikdas V. 4.0.0 dan Links Download File Penting Dapodikdas Tahun Ajaran 2015/2016

Sahabat Operator Dapodikdas tahun ajaran 2015/2016 yang berbahagia...

Informasi Umum Penjelasan Aplikasi Pendataan Data Pokok Pendidikan Dasar pada tahun ajaran 2015/2016 akan dikawal oleh versi baru dari Aplikasi Dapodikdas. Memasuki perjalanan pendataan menggunakan Aplikasi Dapodikdas tahun yang ke-4, Aplikasi Dapodikdas menyajikan pengalaman menggunakan aplikasi yang segar dan baru.

Aplikasi Dapodikdas meluncurkan versi 4.0 dengan gaya dan tampilan baru. Fitur koordinat lokasi, validasi, dan tambah peserta didik di versi ini disajikan dengan berbeda untuk menghadirkan pengalaman menggunakan aplikasi yang lebih baik. 

Dalam menu registrasi peserta didik ditambahkan kolom baru untuk kebutuhan Ujian Nasional. Proses mutasi peserta didik serta tambah peserta didik tingkat SMP mengalami pemutakhiran, dimana Aplikasi Dapodikdas akan didukung pula oleh fasilitas mutasi/tambah baru peserta didik secara online melalui website dapo.dikdas.kemdikbud.go.id.

Prosedur input data dan sinkronisasi secara umum masih sama dengan periode pendataan sebelumnya. Semoga dengan peningkatan performa pada Aplikasi Dapodikdas versi 4.0 ini diharapkan menambah semangat serta mempermudah operator sekolah dalam melakukan proses input dan update data.

Berikut beberapa links unduhan penting yang berkaitan dengan Dapodikdas V.4.00 untuk input data semester I tahun ajaran 2015/2016 sebagai berikut :


Demikian beberapa file penting yang dapat diunduh dalam rangka kelancaran proses input data pada aplikasi Dapodikdas V.4.00 di semester I tahun ajaran 2015/2016 yang admin share dari situs http://dapo.dikdas.kemdikbud.go.id. Semoga bermanfaat dan terimakasih... Salam Satu Data Berkualitas...!