Showing posts with label INSPIRASI & MOTIVASI PENDIDIKAN. Show all posts
Showing posts with label INSPIRASI & MOTIVASI PENDIDIKAN. Show all posts

Monday, September 21, 2015

Arti / Makna Lambang Tut Wuri Handayani Kemdikbud RI

Sahabat Edukasi yang berbahagia…

Ki Hajar Dewantara adalah salah satu pahlawan nasional yang bergerak di bidang pendidikan. Ia dikenal sebagai Bapak Pendidikan dan hari lahirnya diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional.

Bahkan lambang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) pun dibuat dengan beberapa falsafah di antaranya sebagai penghormatan kepada Ki Hajar Dewantara. Lambang Kemdikbud secara resmi telah ditetapkan dalam Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 0398/M/1977, tanggal 6 September 1977.

Lambang Kemdikbud, seperti dikutip dari laman Kemdiknas, berupa bidang segi lima yang berwarna biru muda, menggambarkan alam kehidupan Pancasila. Di dalam bidang segi lima terdapat tulisan Tut Wuri Handayani, salah satu semboyan yang digunakan Ki Hajar Dewantara dalam melaksanakan sistem pendidikannya. Tut Wuri Handayani merupakan satu dari tiga semboyan yang diterapkan Ki Hajar Dewantara.

Tiga semboyan itu adalah Ing Ngarsa Sung Tulada, Ing Madya Mangun Karsa, dan Tut Wuri Handayani. Arti dari semboyan ini adalah: Tut Wuri Handayani (dari belakang seorang guru harus bisa memberikan dorongan dan arahan), Ing Madya Mangun Karsa (di tengah atau di antara murid, guru harus menciptakan prakarsa dan ide), dan Ing Ngarsa Sung Tulada (di depan, seorang pendidik harus memberi teladan atau contoh tindakan yang baik).

Di dalam lambang Kemdikbud juga ada belencong (menyala) bermotif garuda. Belencong (menyala) merupakan lampu yang khusus dipergunakan pada pertunjukan wayang kulit. Cahaya belencong membuat pertunjukan lebih hidup. Sedangkan burung garuda yang menjadi motif belencong memberikan gambaran sifat dinamis, gagah perkasa, mampu dan berani mandiri mengarungi angkasa luas. Ekor dan sayap garuda digambarkan masing-masing lima, yang berarti: 'satu kata dengan perbuatan Pancasilais'.

Gambar buku yang terletak di bawah burung garuda untuk menggambarkan bahwa buku merupakan sumber bagi segala ilmu yang dapat bermanfaat bagi kehidupan manusia. Selain itu, dalam lambang Kemdikbud juga terdapat filosofis warna.

Warna putih pada ekor dan sayap garuda, dan buku berarti suci, bersih tanpa pamrih. Warna kuning emas pada nyala api berarti keagungan dan keluhuran abadi. Warna biru muda pada bidang segi lima berarti pengabdian yang tak kunjung putus dengan memiliki pandangan hidup yang mendalam (pandangan hidup Pancasila).

Tuesday, August 11, 2015

Jika Hutang Tak Dibayar, Ikhlaskan Sebagai Sedekah

Sahabat Edukasi yang berbahagia…

Seperti kata bijak, di balik kesulitan pasti ada kemudahan. Tuhan pun membebani seorang manusia tidak akan pernah lebih dari kemampuan yang pada dasarnya telah IA anugerahkan kepada seseorang.

Niat baik dan ketulusan dalam hidup ini selalu menjadi kunci ke mana seseorang tersebut ke depannya, dan pada hakikatnya bukan semata kehidupan di dunia, akan tetapi juga di akherat kelak.

Dan pada suatu ketika, ada seseorang teman atau siapapun yang kebetulan meminjam hutang berupa uang ataupun materi yang lainnya. Silahkan ditagih jika sudah tiba tempo berdasarkan perjanjian yang sudah disepakati bersama sebelumnya, karena itu adalah hak Anda.

Akan tetapi ada suatu ketika, seseorang yang meminjam uang kepada kita tersebut malah seakan-akan tidak memikirkan untuk mengembalikannya dengan cara yang santun dan tetap menjunjung nilai-nilai etika yang baik. Khusus hal ini, menurut hemat saya, jangan pernah Anda salahkan diri-sendiri, kejadian yang sudah dan memang secara materi kita memang pernah dirugikan, toh yang kita lakukan juga baik kok, yakni kita membantu meringankan beban saudara / sesama bukan…?

Dan percayalah Sobat, Allah Maha Adil, Maha Pemurah, dan juga Maha Kaya.ikhlaskan saja uang tersebut, anggap sebagai sedekah kita. Insya Allah nanti rejeki kita pun akan semakin berlipat dan berkah di kemudian hari. Semoga bermanfaat dan terimakasih… Salam Edukasi…!

Monday, July 27, 2015

Angkat Topi Untuk Orang Tua Yang Bekerja Keras Demi Pendidikan Anaknya, Pendidikan Bagi Anak Adalah Investasi Berharga Bagi Orang Tua

Sahabat Edukasi yang berbahagia…

Sungguh di malam hari ini saya kembali tersentuh ketika seorang ayah yang beranak 4 dengan pekerjaan seadanya sanggup berusaha dan bekerja apa saja asal baik dan halal demi kesuksesan pendidikan putra-putrinya hingga minimal S-1.

Beliau merupakan seorang rekan yang sudah saya kenal sejak saya sendiri belum bertugas menjadi pendidik. Ketika ada kesempatan kami bertemu, ternyata 2 dari 4 anaknya sudah rampung menempuh pendidikan S1-nya. Anak yang ketiga akan masuk pada tahun 2015 ini, dan berita baiknya dari anak yang ketiga ini lulus pada perguruan tinggi negeri seperti kedua kakaknya sebelumnya.

Sang ayah tahan hidup prihatin demi pendidikan anak-anaknya, bukan hanya sang ayah, tapi juga sang ibu yang kebetulan juga sudah saya kenal baik sejak 6 tahunan yang lalu tersebut memiliki pemikiran yang sama dengan suaminya.

“Bagaimanapun saya, tak punya apa-apa pun saya tidak apa-apa asalkan anak saya lulus semuanya hingga Sarjana”, ungkapnya. Beliau juga menambahkan bahwasannya pendidikan adalah investasi yang tak ternilai harganya berbeda halnya dengan materi yang bisa saja habis seketika, dan ilmu pengetahuan akan yang senantiasa dikembangkan otomatis juga akan menghasilkan materi kelak.

Luar biasa…! “angkat topi” untuk orang tua yang bekerja keras demi pendidikan anaknya. Semoga sukses selalu pendidikan putra-putrimu Rekan… Aamiin… Salam Edukasi…!